Desa Manggis, yang terletak di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, merupakan desa yang kaya akan warisan budaya dan potensi ekonomi lokal. Desa ini terbagi dalam beberapa dusun, di antaranya Dusun Jetis, Jantung, dan Dawar, yang menjadi pusat kehidupan warga serta lokasi berbagai aktivitas produksi dan pertanian.
Website ini kami rancang sebagai jendela digital desa yang menyajikan informasi seputar profil desa, potensi wilayah, kegiatan pemerintahan, layanan administrasi, serta kabar-kabar terkini dari masyarakat. Harapan kami, kehadiran website ini dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, serta menjalin konektivitas yang lebih luas antara warga, perantau, dan mitra desa.
Sebagai Kepala Desa Manggis, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga semangat kebersamaan, terus berinovasi, dan membangun desa dengan hati. Mari jadikan teknologi sebagai alat pemersatu dan pendorong kemajuan desa kita tercinta.

Visi pembangunan dalam RPJMDesa Tahun 2023-2028 merupakan Visi Kepala Desa yang disampaikan pada saat proses pemilihan Kepala Desa. Visi yang telah ditetapkan oleh Kepala Desa terpilih tersebut adalah sebagai berikut Mewujudkan Desa Manggis yang adil dan makmur, sejahtera, mandiri, bermartabat serta berbuday dengan tata kelola pemerintahan yang baik melahui kerjasama dengan stockholder dan semangat gotong royong Melakukan pemerataan pembangunan dengan segala prrioritas serta meningkatkan perekonomian masyarakat


Sebagai Kepala Desa Manggis, saya memiliki harapan besar agar desa yang kita cintai ini terus tumbuh menjadi desa yang mandiri, maju, dan sejahtera. Saya berharap seluruh lapisan masyarakat dapat terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat persatuan, dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa.
Dengan potensi yang dimiliki — baik dari sisi sumber daya manusia, budaya, maupun kekayaan lokal seperti kerajinan sapu ijuk — saya percaya Desa Manggis mampu menjadi desa percontohan yang membanggakan di Kabupaten Boyolali, bahkan di tingkat yang lebih luas..

Sebagai Sekretaris Desa Manggis, saya memiliki harapan besar agar desa kita terus berkembang menjadi lingkungan yang tertib administrasi, transparan dalam pelayanan, dan unggul dalam pembangunan.
Saya berharap setiap elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga di setiap dusun, dapat terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang harmonis. Dengan tertibnya data dan administrasi pemerintahan, kita dapat menjalankan program-program desa secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sebagai Kepala Urusan Umum dan Perencanaan Desa Manggis, saya memiliki harapan agar desa ini terus berkembang secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. Setiap langkah pembangunan yang kita rancang bersama, baik fisik maupun non-fisik, semoga benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan membawa manfaat jangka panjang.
Selain itu, saya ingin Desa Manggis menjadi contoh desa yang mampu mengelola potensi lokal secara maksimal, seperti industri sapu ijuk, pertanian, serta usaha mikro dan kreatif lainnya, demi meningkatkan kesejahteraan seluruh warga.

Sebagai Kepala Urusan Keuangan Desa Manggis, saya memiliki harapan besar agar pengelolaan keuangan desa dapat terus berjalan dengan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Keuangan desa bukan sekadar angka, tetapi merupakan amanah dari masyarakat yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Melalui perencanaan anggaran yang cermat dan pelaporan yang tertib, mari kita wujudkan Desa Manggis sebagai desa yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga sehat secara tata kelola keuangan.


Sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Desa Manggis, saya berharap tata kelola pemerintahan desa ke depan semakin tertib, profesional, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Pemerintahan desa yang kuat adalah pondasi utama untuk menciptakan pembangunan yang adil dan merata.
Saya ingin agar seluruh aparatur desa dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan, baik di bidang administrasi, kependudukan, pertanahan, hingga penataan wilayah.
Halaman ini kami hadirkan sebagai wujud transparansi informasi sekaligus untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi kependudukan Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Informasi ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi masyarakat, peneliti, mitra pembangunan, serta pihak lain yang ingin turut serta dalam pembangunan Desa Manggis.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget dolor.
UtaraDesa Jurug, kecamatan Mojosongo | |
TimurDesa kopen, Kecamatan teras | |
SelatanDesa malangan, kabupaten klaten | |
BaratDesa tambak, Kecamatan Mojosongo | |
Luas Desa282.4295 Ha | |
Tanah Sawah22.5446 Ha
|
Perkembangan industri di Desa Manggis tidak lepas dari letaknya yang strategis, dekat dengan pusat kota Boyolali dan memiliki akses jalan yang baik. Sejumlah industri mulai bermunculan, terutama di bidang pengolahan makanan, konveksi, pengolahan logam, dan kerajinan rumah tangga. Bahkan, sebagian usaha telah mampu menembus pasar luar daerah hingga ekspor.
Masyarakat setempat pun merasakan dampak positif dari pertumbuhan industri ini. Banyak warga yang sebelumnya hanya mengandalkan hasil pertanian kini mendapatkan pekerjaan di pabrik atau mendirikan usaha sendiri. Pendapatan meningkat, kualitas hidup membaik, dan roda perekonomian desa terus berputar.